Begitu sulit melupakan karena lupa bagaimana caranya mengingat
Saat bertemu dirimu, aku menjadi tahu adanya keberadaanmu
di dunia ini
dunia menjadi lebih indah, berwarna, dan menarik seperti
aku yang ingin mengenal dirimu lebih
Saat melihat dirimu tersenyum, aku menjadi tahu cara
tersenyum juga
Sebab senyummu sangatlah tulus dan menyejukkan, begitu
indah
Saat mengenal dirimu, aku menjadi tahu namanya jatuh cinta
tak pernah aku merasakannya sebelumnya, dan ternyata jatuh
cinta itu memang berjuta rasanya
Saat selalu bersama dengan dirimu, aku menjadi tahu
artinya kehilangan
karena aku tidak ingin kebersamaan ini berakhir dan aku
harus kehilangan dirimu
Saat dirimu bersama dengan yang lain, aku menjadi tahu
bahwa aku harus banyak belajar untuk melupakan dirimu, mengikhlaskan dirimu,
melihat dirimu bahagia dengan yang lain, dan belajar untuk menata hati yang
baru
Meski saat-saat indah itu telah hilang, tetapi akan tetap
aku simpan di dalam hatiku
Alhamdulilah, atas segala kuasa Allah SWT saya dapat melewati tahun 2011. Perasaan sedih dan senang bercampur.
Dan dengan mengucap "Bismillahirrahmanirrahim", saya akan menyambut tahun 2012 dengan pribadi yang Insha Allah akan lebih dan lebih baik dari sebelumnya.
Dalam setiap do'aku selalu terucap, "Semoga hari ini lebih baik dari hari kemain dan esok bisa lebih baik dari ini. Agar aku tidak tergolong orang yang merugi. Dan semoga Allah selalu melindungi, memberi kelancaran, dan meridhoi segalanya. AMIN".
Renungan kecil ini inspirasi dari kejadian kecil. Saat pertama dibelikan laptop, aku merasa mendapat satu amanah lagi dari orang tua. Ada perasaan lebih untuk menjaga dan merawat. Setelah ada laptop, tiap hari aku habiskan di depan laptop kemudian melupakan Al-Qur'an Hingga aku disadarkan dan diingatkan. Laptopku mati dan harus di 'service'. Rasanya sepi sekali, tak mampu berbuat apa-apa. Lalu tiba-tiba anugerah itu datang. Saat keberadaan laptop terlupakan, ada perasaan ikhlas lalu teringat kembali kepada Allah sehingga tergerak untuk membaca Al-Qur'an. Meskipun laptop mati, tetapi Al-Qur'an takkan ada habisnya. Hari-hari yang sepi itu kembali hidup. Aku tidak menyesal malah amat sangat bersyukur :D Dengan begitu, laptopku harus istirahat dan aku kembali lebih bertawakkal kepada-Nya
Saat butiran – butiaran air ciptaan-Nya
turun dari langit yang sendu, akan banyak orang kan mengeluh. Itulah hujan,
hanya berupa air namun efeknya pada manusia begitu luar biasa.
Saat hujan turun
membasahi, sebagian besar orang akan mengeluh, kesal, dan murung.
Sebab, saat hujan turun, orang – orang
hanya dapat diam tak mampu pergi kemanapun sehingga merasa terbatas karena
takut kehujanan dan menjadi basah. orang yang di jalan pun juga merasa kesal
sebab menjadi basah kuyup. Jemuran – jemuran yang dinantipun menjadi basah
kembali sehingga harus dicuci ulang. Itulah sederetan mengapa hujan dianggap
musibah.
Dulu pun, aku juga merasa seperti sebagian
orang itu, jika hujan turun berarti kesedihanpun datang. Namun, sekarang
berbeda. Pandanganku berubah setelah aku memahami betul kenapa Allah menurunkan
hujan.
Karena hujanlah, bumi menjadi begitu tenang
hanya ada suara tetes hujan yang jatuh, rasanya tenang dan nyaman. Karena
hujanlah, orang-orang akan berhenti beraktivitas dan beristirahat sejenak
meskipun mereka tidak menyadarinya. Karena hujanlah, muncullah pelangi yang
begitu dahsyat indahnya, mejikuhibiniu terpajang di langit, pemandangan yang
begitu cantik dan mengaggumkan. dan karena hujanlah, aku dapat mencium bau
tanah basah yang menyegarkan dan tahu kau juga menyukainya :D
Semua itu aku ketahui sejak hari itu. Saat
kita berada dalam suatu ruangan kemudian turunlah hujan. Aku berada di
sekeliling teman-temanku dan kau hanya duduk terpaku di sudut pintu hanya
terpaku memandang hujan berjatuhan. Aku begitu senang saat kedatangan hujan
datang. Lalu sejenak kuhirup nafas untuk sekedar mencium bau tanah basah dan ku
mulai berkomentar, “wah harumnya !”, lalu celetukmu seakan mengomentarinya ”bau
tanah basah saat hujan memang harum”. Aku tersadar, ternyata ada orang lain
yang menyukainya dan mempunyai tradisi mencium bau tanah basah sama seperti dan
orang itu KAMU. Waktu itu, bau tanah
basah yang aku hirup menjadi semakin harum dan segar karena kau juga
menyukainya. dan bagiku, bau tanah basah waktu itu adalah bau tanah basah terharum dan tersegar
yang pernah aku hirup. Terima kasih.
Saat
perasaan ini datang, jantungku terpacu
untuk berdebar dan berdetak milyaran kali lebih cepat dari biasanya seakan
ingin lepas dari rongga dada ku hingga aliran darahku sangat tak terkendali dan
aku tak tau kenapa.
apakah kau merasakan detak dan debar jantungku? aku
berharap kau juga merasakannya.
Saat
perasaan ini datang, mataku selalu berusaha mencuri pandang agar bisa beradu
dengan tatapanmu ataupun berusaha mencari-cari sosokmu.
apakah kau melihat tatapanku? aku berharap kau juga
menatapku.
Saat
perasaan ini datang, tanganku selalu berusaha untuk menutupi wajahku ataupun
gerakan lainnya karena aku tersipu malu
ketika akhirnya mampu melihat dan mendapati sosokmu.
apakah kau menyadari gerakan aneh tanganku? aku berharap
kau juga menyadarinya.
Saat
perasaan ini datang, tanpa diperintah wajahku selalu menyunggingkan senyuman atau
tersenyum sendiri seperti layaknya orang gila tanpa tau alasannya ataupun wajahku
yang memunculkan ekspresi bingung dan berpura-pura tidak melihatmu saat tanpa
sengaja mataku dan matamu beradu dan berharap kau tidak tau bahwa aku sedang
memperhatikanmu sedari tadi.
apakah kau memperhatikan wajahku? aku berharap kau
juga memperhatikannya.
Saat
perasaan ini datang, otak ku selalu berimajinasi hal-hal indah mengenai kau dan
aku bagaimana bila kita bisa bersama.
apakah kau memikirkan seperti yang kupikirkan? aku
berharap kau juga memikirkannya.
Saat
perasaan ini datang, sungguh segalanya menjadi sangat berlebihan, membuncah,
tak terkendali, luar biasa hingga aku tak mampu berkata-kata ataupun melakukan
sesuatu seperti dunia ku hanya terisi segala tentangmu dan entah mengapa meski
begitu aku merasa sangat tenang dan senang :)
Apa nama
perasaan ini? Jatuh cinta kah? Kagum kah? atau Apa tolong berikan jawaban
padaku?Saat kulihat tengkukmu
itu, wajahku tersipu malu, perasaan membuncah senang dan hati menjadi kacau.