Senin, 07 September 2015
PERANTAU, selamat datang !
ini lagumu yang ku tuliskan
untuk temani dimana pun kau
tetap semangat jadi dewasa
seperti yang kamu impikan
jangan mengeluh, jadilah tangguh
seperti yang kamu impikan
ooh dimanapun kau berada ooh bahagialah
oooh dimanapun kau berada ooh selamat datang
Tuhan tak akan meninggalkanmu
atas yakinmu sejauh ini
jangan mengeluh, jadilah tangguh
seperti yang kamu impikan
oooh dimanapun kau berada ooh bahagialah
oooh dimanapun kau berada ooh selamat datang
for all the good times and all the bad times
i will follow you with this song
for all the good times and all the bad times
i will follow you with this song
for all the good times and all the bad times
i'll follow you
(Sheila on 7 - Selamat Datang)
SHALAT, hal pertama yang ditanya.
Shalat, kelak akan dimintai pertanggungjawaban pertama kali.
Maka amat sangat wajib untuk dikerjakan bukan dilalaikan begitu saja.
Allah Maha Baik atas segala sesuatunya.
Karena sesugguhnya Allah telah memberikan keringanan untuk kita semua.
Bahkan melaksanakan shalat yang begitu diutamakan pun masih diberikan kemudian
seperti hadist di bawah ini
“Shalatlah sambil berdiri. Jika
tidak mampu maka shalatlah sambil duduk. Jika tidak mampu, shalatlah sambil
berbaring miring. Jika tidak mampu maka shalatlah sambil berbaring terlentang”.
(HR. Bukhari)
Shalat kalau ingin dikalkulasi hanya butuh tiga menit untuk menjalankannya.
Dan mengapa masih ditinggalkan ?
Allah memberikan berbagai kemudahan dalam menjalankan shalat.
Lalu mengapa masih dilalaikan ?
Mari bagi yang sehat maupun sedang sakit, untuk melaksanakan kewajiban
shalat selagi masih diizinkan Allah di dunia. Utamakan yang wajib dulu yaitu
shalat fardhu lima waktu dan selebihnya silakan jalankan shalat sunnah nya.
Jumat, 04 September 2015
DOA .
Keutamaan Do'a
1. Do'a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi)
2. Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya'la)
3. Akan muncul dalam umat ini suatu kaum yang melampaui batas kewajaran dalam berthaharah dan berdoa. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Penjelasan:
Yakni berdoa atau mohon kepada Allah untuk hal-hal yang tidak mungkin dikabulkan karena berlebih-lebihan atau untuk sesuatu yang tidak halal (haram).
4. Do'a seorang muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Allah. (HR. Ahmad)
5. Jangan mendo'akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do'amu. (Ibnu Khuzaimah)
6. Rasulullah Saw ditanya, "Pada waktu apa do'a (manusia) lebih didengar (oleh Allah)?" Lalu Rasulullah Saw menjawab, "Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu (sebelum salam)." (Mashabih Assunnah)
7. Do'a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)
8. Bermohonlah kepada Robbmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Allah berfirman (hadits Qudsi): "Barangsiapa berdo'a (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang (bahagia) maka Aku akan mengabulkan do'anya di waktu dia dalam kesulitan, dan barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni dosa-dosanya." (Ar-Rabii')
9. Ada tiga orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi)
10. Barangsiapa tidak (pernah) berdo'a kepada Allah maka Allah murka kepadanya. (HR. Ahmad)
11. Apabila kamu berdo'a janganlah berkata, "Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau menghendaki." Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim)
12. Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do'a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)
13. Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : "Adakah orang yang berdo'a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)
14. Tidak ada yang lebih utama (mulia) di sisi Allah daripada do'a. (HR. Ahmad)
15. Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
16. Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)
17. Tiada seorang berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)
18. Barangsiapa mendo'akan keburukan terhadap orang yang menzaliminya maka dia telah memperoleh kemenangan. (HR. Tirmidzi dan Asysyihaab)
19. Ambillah kesempatan berdo'a ketika hati sedang lemah-lembut karena itu adalah rahmat. (HR.Ad-Dailami)
20. Ali Ra berkata, "Rasulullah Saw lewat ketika aku sedang mengucapkan do'a : "Ya Allah, rahmatilah aku". Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, "Berdoalah juga untuk umum (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi." (HR. Ad-Dailami)
21. Berlindunglah kepada Allah dari kesengsaraan (akibat) bencana dan dari kesengsaraan hidup yang bersinambungan (silih berganti dan terus-menerus) dan suratan takdir yang buruk dan dari cemoohan lawan-lawan. (HR. Muslim)
22. Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do'a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah. (HR. Ath-Thabrani)
23. Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
1. Do'a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi)
2. Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya'la)
3. Akan muncul dalam umat ini suatu kaum yang melampaui batas kewajaran dalam berthaharah dan berdoa. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Penjelasan:
Yakni berdoa atau mohon kepada Allah untuk hal-hal yang tidak mungkin dikabulkan karena berlebih-lebihan atau untuk sesuatu yang tidak halal (haram).
4. Do'a seorang muslim untuk kawannya yang tidak hadir dikabulkan Allah. (HR. Ahmad)
5. Jangan mendo'akan keburukan (mengutuk) dirimu atau anak-anakmu atau pelayan-pelayanmu (karyawan-karyawanmu) atau harta-bendamu, (karena khawatir) saat itu cocok dikabulkan segala permohonan dan terkabul pula do'amu. (Ibnu Khuzaimah)
6. Rasulullah Saw ditanya, "Pada waktu apa do'a (manusia) lebih didengar (oleh Allah)?" Lalu Rasulullah Saw menjawab, "Pada tengah malam dan pada akhir tiap shalat fardhu (sebelum salam)." (Mashabih Assunnah)
7. Do'a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)
8. Bermohonlah kepada Robbmu di saat kamu senang (bahagia). Sesungguhnya Allah berfirman (hadits Qudsi): "Barangsiapa berdo'a (memohon) kepada-Ku di waktu dia senang (bahagia) maka Aku akan mengabulkan do'anya di waktu dia dalam kesulitan, dan barangsiapa memohon maka Aku kabulkan dan barangsiapa rendah diri kepada-Ku maka aku angkat derajatnya, dan barangsiapa mohon kepada-Ku dengan rendah diri maka Aku merahmatinya dan barangsiapa mohon pengampunanKu maka Aku ampuni dosa-dosanya." (Ar-Rabii')
9. Ada tiga orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi)
10. Barangsiapa tidak (pernah) berdo'a kepada Allah maka Allah murka kepadanya. (HR. Ahmad)
11. Apabila kamu berdo'a janganlah berkata, "Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau menghendaki." Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim)
12. Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do'a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)
13. Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : "Adakah orang yang berdo'a kepadaKu akan Kukabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Kuampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Kuberinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Kuatasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh). (HR. Ahmad)
14. Tidak ada yang lebih utama (mulia) di sisi Allah daripada do'a. (HR. Ahmad)
15. Tiga macam do'a dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan do'a seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik). (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
16. Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)
17. Tiada seorang berdo'a kepada Allah dengan suatu do'a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa. (HR. Ath-Thabrani)
18. Barangsiapa mendo'akan keburukan terhadap orang yang menzaliminya maka dia telah memperoleh kemenangan. (HR. Tirmidzi dan Asysyihaab)
19. Ambillah kesempatan berdo'a ketika hati sedang lemah-lembut karena itu adalah rahmat. (HR.Ad-Dailami)
20. Ali Ra berkata, "Rasulullah Saw lewat ketika aku sedang mengucapkan do'a : "Ya Allah, rahmatilah aku". Lalu beliau menepuk pundakku seraya berkata, "Berdoalah juga untuk umum (kaum muslimin) dan jangan khusus untuk pribadi. Sesungguhnya perbedaan antara doa untuk umum dan khusus adalah seperti bedanya langit dan bumi." (HR. Ad-Dailami)
21. Berlindunglah kepada Allah dari kesengsaraan (akibat) bencana dan dari kesengsaraan hidup yang bersinambungan (silih berganti dan terus-menerus) dan suratan takdir yang buruk dan dari cemoohan lawan-lawan. (HR. Muslim)
22. Tidak ada manfaatnya bersikap siaga dan berhati-hati menghadapi takdir, akan tetapi do'a bermanfaat bagi apa yang diturunkan dan bagi apa yang tidak diturunkan. Oleh karena itu hendaklah kamu berdoa, wahai hamba-hamba Allah. (HR. Ath-Thabrani)
23. Barangsiapa ingin agar do'anya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan. (HR. Ahmad)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Kamis, 03 September 2015
Asing dan Beruntung
Islam datang pada masa jahiliyah dalam keadaan asing, dan telah datang masanya di mana islam saat ini dirasakan asing oleh pemeluknya.
Sungguh benar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya, “Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).
Sungguh benar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya, “Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).
Semoga kita termasuk ke dalam golongan yang asing dan beruntung tersebut. Aamiin.
Rabu, 02 September 2015
Merantau .
syair karya Imam Syafi'i:
Orang
yang berakal dan berbudaya takkan tenang berdiam di satu tempat
Karena
itu, tinggalkanlah kampung halaman dan mengembaralah!
Pergilah,
niscaya kau akan menemukan ganti dari orang yang kau tinggalkan
Dan
berusahalah karena kenikmatan hidup ada dalam usaha
Aku
melihat genangan air dapat merusak air tersebut
Sekiranya
air itu mengalir, niscaya ia menjadi baik, jika ia diam maka ia menjadi rusak
Seekor
singa, jika tidak meninggalkan hutan, ia tidak akan menjadi buas
Anak
panah, jika tidak meninggalkan busur, ia tidak akan mengenai sasarannya
Jika
matahari selamanya tetap pada orbitnya
Niscaya
orang Arab dan non-Arab akan bosan melihatnya
Emas
itu seperti tanah jika dibiarkan di tempat aslinya
Dahan
yang jatuh ke tanah hanya akan menjadi kayu bakar
Jika
seseorang mengembara maka pencariannya akan mulia
Jika
ia mengembara maka ia akan mulia seperti emas
Selasa, 01 September 2015
BARU !!!
Assalamu’alaikum wr.wb
Semoga semua dalam naungan Allah swt. Aamiin
Selamat pagi dan semangat pagi semuaaa.
Alhamdulilah, dapat bertemu bulan baru, SEPTEMBER :)))
Maaf lama tak bersua
Maaf lama tak bercerita
Dan maaf silaturahminya jadi terputus-putus
Selamat pagi dan semangat pagi semuaaa.
Alhamdulilah, dapat bertemu bulan baru, SEPTEMBER :)))
Maaf lama tak bersua
Maaf lama tak bercerita
Dan maaf silaturahminya jadi terputus-putus
Sekali lagi, selamat datang kembali di blog saya !!!
Maafkan kalo amat-sangat-jarang untuk posting.
InsyaAllah sedang berjanji sama diri sendiri untuk bisa rajin posting,
do’akan semoga terwujud dan istiqamah.
Posting kali ini anggap saja sebagai pembuka ato mukadimah
Posting kali ini anggap saja sebagai pembuka ato mukadimah
InsyaAllah saya akan banyak berkisah tentang hal baru yang saya alami.
Semoga bermanfaat yaa teman
Doakan semoga rajin menulis lagi
Terimakasih
Salam,
Annisa
Senin, 27 Juli 2015
EID MUBARAK 1436H
Assalamu'alaikum wr.wb
11 Syawal 1436 H
“Taqoballahu Minna Wa Minkum Shiyaamana wa shiyaamakum"
artinya semoga Allah swt menerima ibadah kita semua dan amal shiyam/shaum/puasa.
Aamiin.
Namun,kemenangan belum diraih, karena diri ini amat sangat kurang menyambut dan memperlakukan tamu agung Ramadhan dengan maksimal. Segala ibadah masih bolong-bolong, ya Allah ampunilah hambamu ini dan mohon terima dan ridhoi segala amal ibadah semasa Ramadhan. Aamiin.
Ramadhan dan Syawal terasa berbeda
Keluarga mendatangiku, mereka menghampiriku
Kami pulang atau pergi ke ibukota, tanah rantauku (untuk sementara)
karena jarak bukanlah halangan, begitu kata orang
Dan rencana Allah selalu pas, sesuai takaran, dan indah.
“Taqoballahu Minna Wa Minkum Shiyaamana wa shiyaamakum"
artinya semoga Allah swt menerima ibadah kita semua dan amal shiyam/shaum/puasa.
Aamiin.
Namun,kemenangan belum diraih, karena diri ini amat sangat kurang menyambut dan memperlakukan tamu agung Ramadhan dengan maksimal. Segala ibadah masih bolong-bolong, ya Allah ampunilah hambamu ini dan mohon terima dan ridhoi segala amal ibadah semasa Ramadhan. Aamiin.
Ramadhan dan Syawal terasa berbeda
Keluarga mendatangiku, mereka menghampiriku
Kami pulang atau pergi ke ibukota, tanah rantauku (untuk sementara)
karena jarak bukanlah halangan, begitu kata orang
Dan rencana Allah selalu pas, sesuai takaran, dan indah.
Anti mainstream bukan, semua orang berbondong ke luar ibukota, dan mereka menuju ibukota demi kehangatan yang kami sebut kumpul keluarga :)
Ini foto kami berempat, papah mamah aku adek dan ditambah mas bagas (di atas sana) jadi berlima, kami memang tidak berjumpa dalam raga tapi bertemu dalam do'a untuk mas bagas :) foto mainstream hasil jepret si adek, kerja bagus dek !
Oiya ini ada sepenggal lagu dari Banda Neira, lagi jatuh hati berat karena musik dan liriknya pas dengan suasana. Selamat menikmati juga kawan !
Oiya ini ada sepenggal lagu dari Banda Neira, lagi jatuh hati berat karena musik dan liriknya pas dengan suasana. Selamat menikmati juga kawan !
Di BerandaOh, Ibu tenang sudah
lekas seka air matamu
sembapmu malu dilihat tetanggaOh, ayah mengertilah
Rindu ini tak terbelenggu
Laraku setiap teringat peluknyaKamarnya kini teratur rapi
Ribut suaranya tak ada lagi
Tak usah kau cari dia tiap pagiDan jika suatu saat
Buah hatiku, buah hatimu
Untuk sementara waktu pergi
Usahlah kau pertanyakan ke mana kakinya kan melangkah
Kita berdua tahu, dia pasti
Pulang ke rumah
Langganan:
Postingan (Atom)
